Keindahan Jembatan Pelangi
Keindahan Jembatan Pelangi
Jembatan Pelangi yang berada di Dukuh Gunden, Desa Cawas, Kabupaten Klaten. Akhir-akhir ini dikenal sebagai spot selfie baru di Kabupaten Klaten. Dari pusat kota Klaten dapat ditempuh kurang lebih 30 menit. Asal-usul nama tersebut karena Jembatan berbentuk Pelangi (melengkung setengah lingkaran) dan berwarna warni membuat daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Bahan yang digunakan untuk membuat jembatan ini dari besi,kayu dan bahan bangunan lainnya yang di satukan.
Jembatan ini merupakan bagian dari bendungan (Dam) yang bertujuan untuk megairi sawah dan yang lainnya. Jembatan sepanjang 100 meter dengan lebar sekitar 1,3 meter ini menjadi akses bagi para petani terutama dari wilayah Gunden menuju lahan persawahan. Jembatan ini dulunya sering digunakan untuk memancing.
Kadus 1 Balak, Bapak Wijiyanto, menceritakan bendungan (Dam) ini merupakan peningalan masa koloni. Bendungan (Dam) direnovasi dan dibangun baru beralokasi beberapa meter dari lokasi awal sekitar tahun 1972. Bendungan (Dam) ini dibangun pada tahun 1972 sempat rusak pada 1996 akibat guncangan gempa bumi. Hingga pada tahun 1999 kembali di renovasi dengan bangunan berupa jembatan melengkung pada kedua sisinya.
Awalnya, jembatan melengkung ini diberi nama Sydney, belum diketahui alasan kenapa nama itu disematkan. Namun, nama itu dimungkinkan lantaran berbentuk jembatan Sydney Harbour yang ada di Australia. Selang beberapa tahun, nama jembatan Sydney di Cawas, Klaten di ubah oleh warga Gunden dengan nama Jembatan Pelangi itu sekitar tahun 2000, karena bentuknya yang melengkung seperti pelangi.
Pada tahun 2018, warga mengecat jembatan itu dengan berwarna-warni agar menegaskan bahwa jembatan iti bernama Jembatan Pelangi. Kini, warga setempat mulai mengembangkan potensi menjadi tempat wisata baru seperti wisata bermain air, tempat foto di jembatan yang berwarna-warni.
Jika kalian berkunjung ke Jembatan Pelangi jangan khawatir kalau kelaparan, karena di Jembatan Pelangi sudah ada penjual aneka makanan seperti Soto, Angkringan, Es Kelapa Muda, Sate Kere, Bakso Bakar, dan masih banyak lagi yang lainnya. Di Jembatan Pelangi kalian bisa berlamaan seharian dan bersantai dengan suasana yang teduh di sambut angin sepoi-sepoi pepohonan yang rindang serta sejuknya air yang mengalir.


